Jumat, 22 Oktober 2010

Hardware Komputer

1. Power Supply

Power Supply Unit (PSU) berfungsi untuk mengubah tegangan listrik (AC 220/230/240 V, 110/120 V) agar bisa digunakan oleh computer (DC 3,3 V, 5 V, 12 V). Besarnya listrik yang mampu ditangani power supply ditentukan oleh dayanya dan dihitung dengan satuan Watt.

Power Supply adalah sebuah perangkat yang ada di dalam CPU yang berfungsi untuk menyalurkan arus listrik ke berbagai peralatan computer.


2. RAM

Memory adalah perangkat yang berfungsi mengolah data atau intruksi. Semakin besar memori yang disediakan, semakin banyak data maupun intruksi yang dapat mengolahnya.
RAM adalah sebuah perangkat yang berfungsi untuk menyimpan data.RAM bersifat sementara atau data yang tersimpan dapat dihapus.lain halnya dengan ROM.ROM mempunyai fungsi yang sama dengan RAM tetapi ROM bersifat permanent atau data yang tersimpan tidak dapat dihapus.


3. Motherboard
 
Motherboard atau mainboard merupakan papan utama dimana terdapat komponen-
komponen serta chip controller
sistem motherboard. Pada Motherboard juga terdapat socket untukproce sso r, slot-
slot yang digunakan untuk pemasangan komponen kartu seperti VGA Card, Sound
Card, Internal Modem, dan lain-lain.
yang bertugas mengatur lalu lintas data dalam.

Secara umum, motherboard mempunyai fungsi berikut ini :
* Organisasi, mengatur dan menentukan alat ( peripheral ) yang bisa dipasang pada
komputer
* Kontrol, di dalam motherboard terdapat chipset dan program BIOS yang berfungsi
mengatur data
komponen komputer lain
* Komunikasi, hampir semua komunikasi harus melalui motherboard.


4. Processor

Processor sering disebut sebagai otak dan pusat pengendali computer yang
didukung oleh kompunen lainnya. Processor adalah sebuah IC yang mengontrol
keseluruhan jalannya sebuah sistem komputer dan digunakan sebagai pusat atau
otak dari komputer.

Fungsinya adalah memproses semua informasi dari input komputer yaitu mouse,
keyboard, dll yang diproses menjadi bahasa mesin yang hanya bisa dimengerti oleh
komputer sendiri semacam translator gampangnya.
Karena fungsinya begitu besar, memilih prosesor dalam membangun suatu sistem
sangat penting. Coba di arrange akan di pakai apa PC tersebut, Server, Gaming,
Workstation, Multi Proses, Editing, Administrasi, Atau cuma sekadar punya saja.


5. Hardisk

Harddisk merupakan media penyimpan yang didesain untuk dapat digunakan menyimpan data dalam kapasitas yang besar. Hal ini dilatar belakangi adanya program aplikasi yang tidak memungkinkan berada dalam 1 disket dan juga membutuhkan media penyimpan berkas yang besar misalnya database suatu instansi.

Fungsi utamanya sebagai media penyimpanan atau storage data secara permanen.
Hard disk menyimpan bermacam-macam informasi, salah satunya informasi
mengenai hardware yang ada di dalam PC tersebut, lalu OS itu sendiri. Hard disk
merupakan salah satu komponen yang menentukan kinerja PC. Semakin cepat hard
disk bekerja, semakin cepat pula transfer yang dihasilkan.


6. Sound Card

Kartu suara merupakan komponen di dalam komputer yang menyediakan audio input dan output kemampuan. Kebanyakan kartu suara memiliki minimal satu analog input stereo baris dan satu baris output koneksi. Konektor 3,5 mm biasanya minijacks, yang merupakan ukuran headphone yang paling digunakan. Beberapa kartu suara juga mendukung digital audio input dan output, baik melalui (TRS tip-ring-sleeve) sambungan standar atau melalui port audio optik, seperti TOSLINK konektor.

Fungsi kartu suara sebagai prosesor audio untuk komputer Anda. Analog atau sinyal digital yang masuk ke dalam input kartu dan digital diinterpretasikan sebagai algoritma yang pada gilirannya ditafsirkan sebagai bentuk gelombang dan menghasilkan sinyal sonik dalam output dari kartu suara komputer. Kartu suara adalah perangkat yang dipasang berjalan pada sistem komputer Anda, dengan sifat keras diprogram dan driver perangkat terpisah. Kartu suara mengontrol semua audio pada komputer.


7. Optical Disk Drive

Dalam dunia nyata, "optik" mengacu pada visi, atau kemampuan untuk melihat. Dalam dunia komputer, bagaimanapun, "optik" mengacu pada laser, yang bisa "melihat" dan membaca data pada cakram optik. Disk ini termasuk CD dan DVD, yang terdiri dari jutaan benjolan kecil dan dips. Optical drive memiliki laser yang membaca benjol dan dips sebagai satu dan nol, yang komputer dapat mengerti.

Fungsinya untuk melakukan berbagai tugas seperti membaca data dari komputer dan mendengarkan audio.

8. VGA

Kartu VGA adalah display adapter yang menyediakan resolusi VGA dasar-tingkat.
Fungsi kartu VGA memungkinkan komputer monitor untuk menampilkan fixel, unit dasar dari komponen gambar.

Selasa, 12 Oktober 2010

Sistem Angka dan Representasi Data

Decimal ke Biner
94 : 2 = 47 sisa 0
47 : 2 = 23 sisa 1
23 : 2 = 11 sisa 1
11 : 2 = 5 sisa 1
5 : 2 = 2 sisa 1
2 : 2 = 1 sisa 0
1 : 2 = 0 sisa 1
9410 = 10111102


Biner ke Decimal
(1011110)2 = 0*1 + 1*2 + 1*4 + 1*8 + 1*16 + 0*32 + 1*64
= 0 + 2 + 4 + 8 + 16 + 0 + 64
= 94

10111102 = 9410


Decimal ke Octadecimal
94 : 8 = 11 sisa 6
11 : 8 = 1 sisa 3
1 : 8 = 0 sisa 1
9410 = 1368


Octadecimal ke Decimal
1368 = 6*1 + 3*8 + 1*64
= 6 + 24 + 64
= 94
1368 = 9410


Decimal ke Hexadecimal
130 : 16 = 8 sisa 2
8 : 16 = 0 sisa 8
13010 = 8216


Hexadecimal ke Decimal
8216 = 2*1 + 8*16
= 2 + 128
= 130
8216 = 13010

Minggu, 03 Oktober 2010

Accelerated Graphics Port ( AGP )

Bus AGP, singkatan dari Accelerated Graphics Port adalah sebuah bus yang dikhususkan sebagai bus pendukung kartu grafis berkinerja tinggi, menggantikan bus ISA, bus VESA atau bus PCI yang sebelumnya digunakan.
Spesifikasi AGP pertama kali (1.0) dibuat oleh Intel dalam seri chipset Intel 440 pada Juli tahun 1996. Sebenarnya AGP dibuat berdasarkan bus PCI, tapi memiliki beberapa kemampuan yang lebih baik. Selain itu, secara fisik, logis dan secara elektronik, AGP bersifat independen dari PCI. Tidak seperti bus PCI yang dalam sebuah sistem bisa terdapat beberapa slot, dalam sebuah sistem, hanya boleh terdapat satu buah slot AGP saja.
Spesifikasi AGP 1.0 bekerja dengan kecepatan 66 MHz (AGP 1x) atau 133 MHz (AGP 2x), 32-bit, dan menggunakan pensinyalan 3.3 Volt. AGP versi 2.0 dirilis pada Mei 1998 menambahkan kecepatan hingga 266 MHz (AGP 4x), serta tegangan yang lebih rendah, 1.5 Volt. Versi terakhir dari AGP adalah AGP 3.0 yang umumnya disebut sebagai AGP 8x yang dirilis pada November 2000. Spesifikasi ini mendefinisikan kecepatan hingga 533 MHz sehingga mengizinkan throughput teoritis hingga 2133 Megabyte/detik (dua kali lebih tinggi dibandingkan dengan AGP 4x). Meskipun demikian, pada kenyataannya kinerja yang ditunjukkan oleh AGP 8x tidak benar-benar dua kali lebih tinggi dibandingkan AGP 4x, karena beberapa alasan teknis.
Versi 1.0 dari AGP Pro diperkenalkan pada bulan Agustus 1998 lalu direvisi dengan versi 1.1a pada bulan April 1999. AGP Pro memiliki slot yang lebih panjang dibandingkan dengan slot AGP biasa, dengan tambahan pada daya yang dapat didukungnya, yakni hingga 110 Watt, lebih besar 25 Watt dari AGP biasa yang hanya 85 Watt. Jika dilihat dari daya yang dapat disuplainya, terlihat dengan jelas bahwa AGP Pro dapat digunakan untuk mendukung kartu grafis berkinerja tinggi yang ditujukan untuk workstation graphics, semacam ATi FireGL atau NVIDIA Quadro. Meskipun demikian, AGP Pro tidaklah kompatibel dengan AGP biasa: kartu grafis AGP 4x biasa memang dapat dimasukkan ke dalam slot AGP Pro, tapi tidak sebaliknya. Selain itu, karena slot AGP Pro lebih panjang, kartu grafis AGP 1x atau AGP 2x dapat tidak benar-benar masuk ke dalam slot sehingga dapat merusaknya. Untuk menghindari kerusakan akibat hal ini, banyak vendor motherboard menambahkan retensi pada bagian akhir slot tersebut: Jika hendak menggunakan kartu grafis AGP Pro lepas retensi tersebut.
Selain faktor kinerja video yang lebih baik, alasan mengapa Intel mendesain AGP adalah untuk mengizinkan kartu grafis dapat mengakses memori fisik secara langsung, yang dapat meningkatkan kinerja secara signifikan, dengan biaya integrasi yang relatif lebih rendah. AGP mengizinkan penggunaan kartu grafis yang langsung mengakses RAM sistem, sehingga kartu grafis on-board dapat langsung menggunakan memori fisik, tanpa harus menambah chip memori lagi, meski harus dibarengi dengan berkurangnya memori untuk sistem operasi.
Mulai tahun 2006, AGP telah mulai digeser oleh kartu grafis berbasis PCI Express x16, yang dapat mentransfer data hingga 4000 Mbyte/detik, yang hampir dua kali lebih cepat dibandingkan dengan AGP 8x, dengan kebutuhan daya yang lebih sedikit (voltase hanya 800 mV saja.)





Kamis, 23 September 2010

Jenis-jenis Komputer

Berdasarkan data atau sinyal masukan yang diolah, Teknologi Informasi dapat diklasifikasikan menjadi komputer analog, komputer digital, dan komputer hybrid.

1. Komputer Analog
Komputer Analog digunakan untuk mengolah data yang sifatnya berkelanjutan (continuous) bukan berupa data angka, melainkan dalam bentuk fisik seperti arus listrik, temperatur, kecepatan, tekanan, dan lain-lain. Output komputer analog biasanya berupa pengaturan atau pengendalian (control) sebuah mesin. Komputer ini banyak digunakan pada pengendalian industri kimia, pembangkit listrik, penyulingan minyak, atau rumah sakit untuk memantau denyut jantung. Kelebihan jenis komputer ini adalah pada kecepatan yang dimilikinya dalam menerima data dalam besaran fisik dan langsung mengolah data tersebut tanpa harus melalui proses konversi. Keluaran yang dihasilkan biasanya dalam bentuk grafik. Kekurangan yang dimilikinya terletak pada ketepatan yang dimilkinya masih lebih rendah dibanding jenis komputer digital.
( Komputer Analog )


2. Komputer Digital
Komputer Digital digunakan untuk mengolah data dalam bentuk angka atau huruf. Jenis komputer ini biasa digunakan untuk aplikasi bisnis dan teknik, comtohnya PC yang banyak digunakan orang. Keunggulan komputer digital adalah tingkat ketepatannya yang lebih tinggi dibanding komputer analog, dapat menyimpan data, dapat melakukan operasi logika, data yang disimpan dapat dikoreksi, output yang dihasilkan dapat berupa angka, huruf, grafik, atau gambar.
( Komputer Digital )


3. Komputer Hybrid
Komputer Hybrid merupakan kombinasi antara komputer analog dan komputer digital. Karena digunakan untuk aplikasi khusus, diperlukan komputer yang lebih cepat dari komputer digital dan lebih tepat dari komputer analog.



sumber : http://teknik-informatika.com/klasifikasi-teknologi-informasi-data/